Beranda

Metodologi

Setiap angka di paspor dihitung dengan aturan yang tetap, dari data yang jenama masukkan sendiri. Halaman ini menuliskan aturannya, faktor yang dipakai, dan dari mana faktor itu berasal.

Halaman ini tersedia sebagai berkas. Berkas mencantumkan tanggal pengambilan dan versi pustaka faktor yang berlaku saat itu. Salinan yang sudah dilampirkan untuk peninjauan tetap memuat informasi yang sama meski versi pustaka kemudian diperbarui.

Cara tiap angka dihitung

Bahan Daur Ulang
Rata-rata tertimbang kandungan daur ulang di seluruh bahan, dikalikan berat produk untuk mendapat kilogramnya.
Limbah Tekstil Dihindari
Setiap kilogram bahan daur ulang dihitung setara dengan satu kilogram bahan baru yang tidak digunakan. Angka ditulis dengan tanda ± karena merupakan estimasi.
Jejak Karbon Bahan
Berat tiap bahan dikali faktor emisinya, lalu dijumlahkan. Cakupannya bahan saja, sampai gerbang pabrik, bukan pengangkutan, penjahitan, pemakaian, atau pembuangan. Kalau ada satu saja bahan yang belum punya faktor bersumber, angkanya tidak ditampilkan sama sekali, bukan dijumlahkan sebagian.
Potensi Sirkular
Poin berbasis aturan: kain satu bahan, porsi daur ulang, adanya panduan perawatan dan perbaikan, dan bagian-bagian yang punya jalur pengembalian sendiri. Campuran tiga serat atau lebih mengurangi poin karena lebih sulit didaur ulang. Hasilnya dibaca sebagai Rendah, Sedang, atau Tinggi.

Tingkat bukti

Setiap klaim bahan atau proses membawa tingkat buktinya. Tidak adanya sertifikat bukan kekurangan: sertifikat berbiaya, dan petani serta perajin hulu jarang memilikinya. Yang terdokumentasi dinyatakan dengan percaya diri.

Faktor emisi

Versi pustaka v2.0-idemat-2026RevB1.

Idemat 2026 RevB1 (Stichting Sustainability Impact Metrics, TU Delft spin-off), jejak karbon IPCC 2021 GWP100, cradle-to-gate, per kg bahan. Tiap faktor serat membawa kode proses Idemat sendiri. Dua faktor, katun daur ulang dan rami, tidak ada di Idemat dan datang dari studi terbit yang sumbernya tertulis di baris itu. Dipakai di bawah EULA 2026. Data from www.ecocostsvalue.com.

Bahankg CO2e / kgKeluarga sumber
Akrilik5,1Idemat 2026RevB1, A.140.01.101.240814, Acrylic fibres
Bambu1,5Idemat 2026RevB1, A.140.01.118.230701, Viscose production; dipakai untuk viskosa bambu dengan asumsi proses yang sama
Katun0,9Idemat 2026RevB1, A.140.01.106.230701, Cotton fibre trade mix (without global seatransport)
Katun organik0,4Idemat 2026RevB1, A.010.08.102.230701, bio-Cotton India
Katun daur ulang0,2Esteve-Turrillas & de la Guardia 2017, Resources, Conservation and Recycling 116:107-115, dirangkum di VTT-R-00941-22 Tabel 2; daur ulang mekanis katun, potong dan cacah, Spanyol; belum termasuk pengumpulan dan penyortiran, dan belum termasuk carding
Elastane3,7Idemat 2026RevB1, A.140.01.107.230701, Elastane (polyurethane) pellets
Hemp0,9Idemat 2026RevB1, A.010.08.117.250214, Hemp fibres USA (12% moisture content); wilayah Amerika Serikat
Goni3,7Idemat 2026RevB1, A.140.01.109.230701, Jute fibre incl. degumming market mix
Kulit15,2Idemat 2026RevB1, A.010.02.101.240318, Leather chrome tanning, hides from Argentina; dipakai untuk kulit tanpa keterangan penyamakan
Linen1,4Idemat 2026RevB1, A.140.01.121.230701, Flax fibres for spinning linen
Nilon daur ulang4,6Idemat 2026RevB1, A.130.03.109.230701, PA (Nylons) chemical upcycled
Nilon5,5Idemat 2026RevB1, A.140.01.114.230701, Nylon pellets
Poliester daur ulang0,4Idemat 2026RevB1, A.130.03.093.250411, rPET mechanical recycled in China, ex transport
Poliester2,1Idemat 2026RevB1, A.140.01.115.230701, Polyester = PET pellets
Rami1,8Dong, Xian & Yi 2018, Aerospace 5(3):81, DOI 10.3390/aerospace5030081, CC BY 4.0; serat rami sesudah carding, unit fungsional 1.000 kg serat, cradle-to-gate, Tiongkok; belum termasuk pemintalan (benang 3,79 di makalah yang sama); memuat serapan karbon biogenik di tahap penanaman, jadi tidak diperlakukan sama dengan baris Idemat
Rayon1,5Idemat 2026RevB1, A.140.01.118.230701, Viscose production
Wol61,0Idemat 2026RevB1, A.140.01.119.230701, Wool from Australia, transported to Rotterdam

Bahan yang belum ada di tabel ini tetap bisa dicatat di paspor. Komposisinya tampil seperti biasa, hanya angka karbonnya yang tidak. Kami memilih tidak menampilkan angka daripada menampilkan angka yang sumbernya tidak bisa kami tunjukkan.

Dari mana faktornya berasal. Sebagian besar pustaka inventaris publik yang tersedia hari ini adalah rata-rata Eropa dan Amerika Utara. Faktor jaringan listrik Indonesia dari ESDM adalah satu-satunya titik data lokal yang kami pakai. Artinya angka karbon bahan di sini adalah estimasi tingkat penyaringan awal yang dibangun di atas rata-rata luar negeri, bukan pengukuran atas rantai pasok Indonesia. Kami menuliskannya karena angka yang sumbernya tidak diketahui pembacanya tidak bisa diperiksa siapa pun.

Dari mana angka bahannya datang

Pustaka sementara menggunakan angka awal yang tidak memiliki sumber rujukan. Pustaka yang sudah bersumber menggunakan angka dari kumpulan data yang diterbitkan, dengan sumber dan kode proses pada setiap faktor. Saat pustaka berubah, yang berubah adalah dasar perhitungan, bukan produknya.

Pustaka LCA yang berbeda memberi angka yang berbeda untuk bahan yang sama, dan selisihnya bisa sampai tiga kali. Yang kami sebutkan adalah angka dari satu pustaka yang bisa dikutip, bukan satu-satunya angka yang ada. Sumber dan versinya tertulis di tiap blok, jadi angka mana pun di sini bisa dilacak balik ke basis datanya.

Sebagai pembanding independen, Dahlbo dkk. 2017 mencatat katun 2,62, poliester 3,10, dan viskosa 3,43 kg CO2e per kg; pustaka yang berlaku di sini memberi 0,94, 2,05, dan 1,50 untuk bahan yang sama. Kami tidak merata-ratakan keduanya, dan tidak memilih angka yang lebih tinggi supaya terdengar lebih hati-hati: rata-rata dua pustaka dengan batas sistem yang berbeda adalah angka yang tidak punya sumber sama sekali.

Pustaka yang pernah berlaku

  1. v2.0-idemat-2026RevB1 · terbit 4 September 2026 · berlaku sekarangIdemat 2026 RevB1 (Stichting Sustainability Impact Metrics, TU Delft spin-off), jejak karbon IPCC 2021 GWP100, cradle-to-gate, per kg bahan. Tiap faktor serat membawa kode proses Idemat sendiri. Dua faktor, katun daur ulang dan rami, tidak ada di Idemat dan datang dari studi terbit yang sumbernya tertulis di baris itu. Dipakai di bawah EULA 2026. Data from www.ecocostsvalue.com.

    Faktor bahan dari Idemat 2026 (Stichting Sustainability Impact Metrics), data from www.ecocostsvalue.com

  2. v1.0-provisional · terbit 13 Agustus 2026Angka pada tabel ini masih provisional. Setiap faktor akan membawa sumber yang bisa dikutip sebelum peluncuran publik; sampai saat itu angka di sini dipakai sebagai estimasi awal dan ditandai sedemikian.

Yang tidak dinilai

Alamat dan halaman tujuan

Angkanya bisa berubah. Alamatnya tidak.

Angka di paspor bisa berubah seiring buktinya membaik. Alamat paspornya tidak. Bagian ini menuliskan aturan alamatnya, karena alamat yang tercetak di hangtag adalah satu-satunya bagian dari sistem ini yang tidak bisa kami perbaiki setelah terbit.

Bentuk alamatnya

Setiap paspor tinggal di p.mula.asia/{kode-merek}/{slug}. Subdomain itu tidak dipakai untuk hal lain: bukan pemasaran, bukan aplikasi, bukan pengalihan. Rute pemasaran boleh ditata ulang; rute paspor tidak.

Slug bisa diubah sampai terbit pertama dan permanen setelahnya. Alamat yang masih bisa diubah setelah tercetak adalah QR rusak yang sedang menunggu waktunya. Slug unik di dalam ruang nama tiap jenama dan diperiksa terhadap daftar kata yang dicadangkan.

Alamatnya juga tidak berubah ketika keadaan paspornya berubah. Paspor yang tidak aktif, yang aktif kembali, atau yang berpindah paket tetap tinggal di alamat yang sama. Yang berubah adalah apa yang ditampilkan di sana, tidak pernah ke mana kodenya menunjuk.

Alamatnya sengaja pendek. Tiap karakter menambah modul pada QR-nya, yang membuat kodenya lebih rapat, menurunkan keterbacaan pada tag kecil, dan mengurangi ruang untuk marka di tengah.

Satu bentuk yang dicetak, selalu

Hanya jalur di atas yang pernah dicetak. Jalur kanonik /01/{GTIN} dijawab oleh alamat yang sama sebagai alias pengalihan, sejak hari pertama, untuk mesin: sistem bea cukai, sistem peritel, pemindai daur ulang, dan pencarian registri. Sistem-sistem itu memanggil jalur kanonik dan tidak memindai hangtag.

Pengalihan itu sementara, bukan permanen, dan itu disengaja. Alamat paspornya permanen, sedangkan nomor GS1 yang menunjuk ke sana adalah data yang bisa disunting jenama. Pengalihan permanen akan tersimpan di cache peramban dan proksi lebih lama daripada faktanya bertahan, dan cache tidak bisa ditarik kembali persis seperti tag yang sudah tercetak. Jalur kanonik juga tidak diindeks, supaya ia tidak pelan-pelan menjadi alamat kedua.

Nomor yang digit periksanya salah dan nomor yang tidak menunjuk paspor mana pun dijawab berbeda. Yang pertama adalah nomor yang cacat, yang kedua adalah pertanyaan yang tidak punya jawaban, dan sistem di seberang perlu tahu mana yang harus diperbaiki.

Jenama yang memberi identitas pada tiap unit memakai alamat yang sama dengan satu kedalaman lagi, p.mula.asia/{kode-merek}/{slug}/21/{seri}. Itu satu bentuk alamat dengan dua kedalaman, bukan skema kedua.

Tiga alasan jalur GTIN tidak pernah dicetak

  1. GTIN berlaku per varian, sedangkan paspor berlaku per produk. Kemeja dalam lima ukuran membawa lima GTIN terhadap satu paspor. Mencetak jalur GTIN memaksa memilih antara lima paspor atau satu nomor yang salah secara faktual pada empat dari lima tag.
  2. Kepemilikan nomor tidak bisa diverifikasi. Digit periksa membuktikan nomornya tersusun benar, bukan bahwa ia milik jenama yang bersangkutan. Salah ketik menjadi permanen saat cetak.
  3. Dua skema cetak di dunia berarti dua jalur kode dan dua mode kegagalan, terhadap keterbatasan yang sebenarnya adalah jam kerja.

Nomor produk (GTIN)

Opsional, di tingkat varian. Digit periksa divalidasi saat dimasukkan. Tidak pernah wajib, tidak pernah menghalangi penerbitan.

Mula tidak pernah menerbitkan nomor dan tidak menyediakan tombol untuk membuatnya. Nomor tiga belas digit yang direka-reka pada akhirnya akan bertabrakan dengan produk sungguhan, dan saat itu ia sudah tercetak.

Ketika ada, GTIN tampil kecil di baris detail produk, di samping SKU, dan selalu ikut di keluaran yang terbaca mesin dan di paket ekspor. Ketika tidak ada, tidak ada apa pun yang ditampilkan: tidak ada kolom kosong, tidak ada keterangan yang menyatakan nomornya belum ada, tidak ada penanda kekosongan. Jenama tanpa keanggotaan GS1 bukan jenama yang belum lengkap, dan menampilkan ketiadaannya akan memasukkan kembali sebuah kredensial berbayar ke dalam paspor lewat pintu samping.

Posisi kami terhadap GS1

Alamat paspor Mula mengikuti struktur URI GS1 Digital Link.

Itu satu-satunya bentuk pernyataan yang kami pakai, dan kami tidak memakai bentuk yang lebih kuat. Mula bukan anggota GS1. Mula tidak bersertifikat GS1, tidak dinyatakan sesuai oleh GS1, tidak terdaftar di GS1, dan bukan mitra GS1. Kami tidak menampilkan logo GS1. Mengikuti struktur sebuah alamat adalah pilihan teknis; keanggotaan dan program kesesuaian adalah hal lain, dan kami tidak berada di dalamnya.

Jenama yang memakai Mula juga tidak perlu menjadi anggota GS1.

Registri Uni Eropa

Registri DPP Uni Eropa berjalan sejak Juli 2026. Registri itu adalah direktori yang mengindeks penanda dan menunjuk ke data paspor; ia bukan tempat penyimpanan data. Tidak ada kewajiban pendaftaran produk yang jatuh pada jenama tekstil sampai Delegated Act tekstil memicunya. Ketika itu terjadi, pendaftaran mensyaratkan operator ekonomi terverifikasi, yang bagi jenama Indonesia berjalan lewat importir atau perwakilan resminya di Uni Eropa, bukan lewat Mula.

Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat Indonesia terdaftar No. 029287.01/DJAI.PSE/08/2026