Metodologi
Mula menjelaskan apa yang diukur setiap angka, informasi yang digunakan, sumber dan versinya, serta batas hasilnya. Informasi yang belum tersedia tetap terlihat. Rincian aturan implementasi dan data yang tidak boleh didistribusikan ulang tidak diterbitkan di sini. Angka dihitung tanpa AI; umur pakai menurut jenama dan studi LCA yang diunggah tetap dibedakan dari hitungan Mula.
Halaman ini tersedia sebagai berkas. Berkas mencantumkan tanggal pengambilan dan versi pustaka faktor yang berlaku saat itu. Salinan yang sudah dilampirkan untuk peninjauan tetap memuat informasi yang sama meski versi pustaka kemudian diperbarui.
Cara tiap angka dihitung
Untuk tiap angka: apa artinya, apa yang bukan, lalu rincian untuk yang mau memeriksa hitungannya. Semua rumus dijalankan mesin aturan Mula; tidak ada AI yang mengisi atau menaksir satu angka pun.
Bahan Daur Ulang
- Angka ini
- Bagian bahan produk yang jenama nyatakan sebagai daur ulang, sebagai persen dan sebagai berat.
- Yang bukan
- Bukan pernyataan tentang limbah yang benar-benar dialihkan, dan bukan nol untuk baris yang jenama belum isi: baris yang diam dikeluarkan dari hitungan dan disebut di baris cakupan.
Rincian teknis
- Rumus
- Persen = jumlah atas baris komposisi yang menyatakan kandungannya dari (share baris × kandungan daur ulang baris), dibagi jumlah share baris yang menyatakan. Kilogram = berat produk × jumlah atas baris yang sama dari (share baris × kandungan baris). Kilogram bukan berat × persen: bagian komposisi yang tidak menyatakan apa pun tidak diberi laju apa pun.
- Masukan
- Komposisi per baris (serat dan share), kandungan daur ulang per baris yang jenama ketik, dan berat produk. Serat yang memang varian daur ulang, misalnya katun daur ulang, dihitung 100% pada barisnya kalau angkanya tidak diisi, karena jenama sudah menyatakannya lewat pilihan seratnya; angka yang diisi selalu menang.
- Kapan tidak dihitung
- Tidak dihitung kalau tidak satu baris pun menyatakan kandungan daur ulang, atau produk tidak punya baris komposisi. Kilogramnya kosong kalau berat produk kosong. Yang kosong tidak pernah dibaca nol.
- Cara tampil
- Mesin membulatkan persen ke 1 desimal dan kilogram ke 3 desimal. Di paspor tidak ada desimal: persen bulat, dan nilai di atas nol yang di bawah satu persen tampil sebagai kurang dari satu persen, tidak pernah nol; massa di bawah satu kilogram tampil dalam gram. Kartu paspor membawa baris cakupan, berdasarkan sekian dari sekian bahan, kalau ada baris yang diam, dan ditahan sama sekali kalau tidak ada dasar.
- Keterbatasan
- Kandungan daur ulang adalah pernyataan jenama dengan tingkat buktinya; Mula tidak mengukurnya. Nol yang jenama nyatakan tetap nol persen, dan itu keadaan yang berbeda dari baris yang diam.
Massa bahan daur ulang
- Angka ini
- Berat bahan daur ulang di dalam produk ini, dalam kilogram, seperti dinyatakan jenamanya: satu kilogram bahan daur ulang dihitung satu kilogram, tanpa faktor apa pun.
- Yang bukan
- Bukan limbah yang dihindari, bukan bahan baru yang tidak jadi dipakai, dan bukan dampak yang dicegah: rasio satu banding satu tidak membuktikan bahwa bahan daur ulang ini menggantikan bahan baru di pasar. Ia kuantitas yang sama dengan kilogram Bahan Daur Ulang, ditampilkan sebagai massa.
Rincian teknis
- Rumus
- Massa bahan daur ulang = kilogram bahan daur ulang, satu banding satu.
- Masukan
- Sama dengan Bahan Daur Ulang: komposisi, kandungan daur ulang per baris, berat produk.
- Kapan tidak dihitung
- Kosong kalau kilogram bahan daur ulang kosong. Kartu paspornya juga ditahan kalau nilainya nol, karena nol kilogram bukan fakta yang layak kartu sendiri.
- Cara tampil
- Ditulis dengan tanda ± di paspor, dan massa di bawah satu kilogram dalam gram. Tanda ± menandai bahwa angkanya perkiraan dari pernyataan jenama; ia bukan interval yang dihitung, dan tidak ada rentang ketidakpastian yang diterbitkan untuk metrik ini.
- Keterbatasan
- Sampai 25 September 2026 angka ini bernama Limbah Tekstil Dihindari, dan nama itu dicabut dari tiap permukaan karena menyebut hasil yang tidak diukur: susut proses daur ulang (pemotongan dan pencacahan menyusutkan bahan) dan laju substitusi di pasar tidak diketahui, jadi tidak ada faktor yang dipakai dan tidak ada yang dinyatakan dihindari. Angkanya tidak berubah; yang berubah namanya.
Jejak Karbon Bahan
- Angka ini
- Perkiraan emisi gas rumah kaca dari pembuatan bahan produk ini, dari ladang atau kilang sampai bahannya siap dipakai, dalam kilogram CO2e untuk satu barang.
- Yang bukan
- Bukan jejak karbon produk utuh: pemintalan untuk sebagian bahan, penenunan atau perajutan, pewarnaan, penjahitan, pengangkutan, pemakaian, dan akhir hidup tidak termasuk. Bukan pengukuran atas rantai pasok jenama ini: faktornya angka terbit dari luar Indonesia.
Rincian teknis
- Rumus
- Kilogram CO2e = jumlah atas baris komposisi dari (berat produk dalam kilogram × share baris × faktor emisi serat baris itu, dalam kilogram CO2e per kilogram). Faktor dipilih dari kode serat lewat kunci faktor bawaannya. Kandungan daur ulang tidak menyentuh rumus ini: serat daur ulang punya faktornya sendiri, jadi tidak ada yang dihitung dua kali.
- Masukan
- Berat produk yang jenama ketik, komposisi per baris, dan pustaka faktor yang berlaku, tabel di bawah.
- Batas
- Dari hulu sampai gerbang pabrik bahan, per kilogram bahan, potensi pemanasan global seratus tahun. Titik gerbangnya mengikuti sumber tiap baris dan tidak seragam: sintetis dihitung sampai pelet, sebelum menjadi serat; serat alam sampai serat siap pintal; katun daur ulang sampai potong dan cacah saja; lyocell sampai serat di gerbang pabrik termasuk pulp larutnya; sutra sampai sutra mentah tergulung; kulit sampai penyamakan. Titik itu tertulis di kolom sumber tiap baris.
- Kapan tidak dihitung
- Tidak dihitung kalau berat produk kosong, kalau tidak ada baris komposisi, atau kalau satu saja bahan tidak punya faktor bersumber. Jumlah sebagian tidak pernah ditampilkan, karena ia melaporkan jejak yang lebih kecil dari kenyataan. Paspor publik hanya memakai faktor yang bersumber; dasbor, laporan, dan API tetap merender angka dari faktor sementara dengan label dan versinya.
- Cara tampil
- Mesin membulatkan ke 2 desimal. Di paspor tidak ada desimal: tanda ±, penambat bahan saja, sampai gerbang pabrik, dan massa di bawah satu kilogram dalam gram CO2e. Di dasbor dan laporan dua desimal. Paspor hanya menerbitkan angka atas komposisi yang genap seratus persen, karena penerbitan mensyaratkannya; di dasbor, komposisi yang belum penuh dihitung atas share yang dinyatakan saja, jadi angkanya merendah sampai komposisinya lengkap.
- Keterbatasan
- Tidak ada ketidakpastian yang dihitung; tanda ± adalah penanda perkiraan, bukan interval. Metode karakterisasi dan perlakuan karbon biogenik mengikuti sumber tiap baris dan tidak seragam: baris Idemat memakai IPCC 2021 GWP100 tanpa serapan biogenik, dan baris dari studi terbit menyebut metodenya sendiri di kolom sumber, termasuk yang memuat serapan atau kredit karbon biogenik. Faktor adalah nilai titik dari geografi yang tertulis di barisnya, tidak satu pun Indonesia. Berat yang dipakai berat produk jadi: susut dari serat ke kain ke barang tidak dihitung, jadi jejak bahan yang sesungguhnya dibeli untuk membuatnya lebih besar dari angka ini.
Potensi Sirkular
- Angka ini
- Indikator Mula berdasarkan komposisi bahan, kandungan daur ulang yang dinyatakan, informasi perawatan dan perbaikan, serta jalur kembali produk yang terdokumentasi. Serat dikelompokkan menurut keluarganya. Tingkat bukti memberi label pada informasi pendukung, tidak mengubah hasil hitungan. Produk tanpa komposisi tidak diberi skor; celah datanya tetap terlihat.
- Yang bukan
- Bukan pengukuran daur ulang yang terjadi dan bukan skor lingkungan yang tervalidasi secara ilmiah. Hasilnya mengikuti aturan produk Mula yang berversi, bukan sebuah studi LCA.
Aturan v2, berlaku sejak 23 September 2026.
Rincian teknis
- Rumus
- Dimensi yang dinilai digabungkan menurut aturan Mula yang berversi. Bobot, ambang dan kalibrasi implementasinya tidak diterbitkan di halaman ini.
- Masukan
- Komposisi dan kandungan daur ulang per baris, informasi perawatan atau perbaikan, komponen dan jalur pembuangannya, serta jalur kembali produk. Data yang belum diisi tetap dibedakan dari nilai nol.
- Kapan tidak dihitung
- Tidak dihitung tanpa baris komposisi; kartu paspornya ditahan.
- Cara tampil
- Paspor menampilkan Rendah, Sedang, atau Tinggi; dasbor juga menampilkan poinnya.
- Keterbatasan
- Isian jalur kembali tidak membuktikan bahwa jalur tersebut beroperasi. Tingkat bukti tetap terlihat, dan pernyataan jenama tidak menjadi bukti kinerja hanya karena menghasilkan sebuah band.
Karbon pemrosesan
- Angka ini
- Emisi dari proses yang mengolah kain, seperti cetak atau pewarnaan, dihitung dari energi yang dipakai bengkel per kilogram kain dikali faktor emisi energinya. Angka ini tampil di dasbor, laporan, dan API, tidak di paspor, selama pustaka faktor energinya masih berlabel sementara.
- Yang bukan
- Bukan bagian dari Jejak Karbon Bahan, dan tidak pernah dijumlahkan ke dalamnya diam-diam: di mana keduanya tampil, keduanya berdiri dengan labelnya masing-masing.
Rincian teknis
- Rumus
- Karbon pemrosesan per kilogram kain = jumlah atas pembawa energi dari (energi per kilogram kain × faktor emisi pembawa itu). Karbon produk = angka itu × massa kain produk dalam kilogram. Pembawa tanpa jumlah atau tanpa faktor menjadi celah yang disebut namanya, tidak pernah nol.
- Masukan
- Jenis proses, energi per kilogram kain per pembawa (listrik dalam kWh, solar dalam liter, LPG dan parafin dalam kilogram), massa kain, dan dari mana angkanya: pernyataan pemasok, tagihan atau catatan meteran, atau perkiraan. Faktor pembawa dari pustaka faktor energi Mula, yang juga dipakai modul Scope 1 dan 2: listrik jaringan dari ESDM DJK untuk sistem Jawa-Madura-Bali, bahan bakar dari IPCC 2006. Faktor jaringan itu satu-satunya titik data Indonesia di seluruh pustaka faktor Mula.
- Batas
- Gerbang ke gerbang untuk proses yang disebut saja, per kilogram kain jadi. Serat tidak termasuk, begitu juga pembuatan zat warna dan bahan pembantu, penjahitan, pengangkutan, pemakaian, dan akhir hidup.
- Kapan tidak dihitung
- Proses yang disebut tanpa satu pun angka energi tampil sebagai belum terukur. Hanya untuk cetak saring dan cetak digital ada nilai bawaan dari satu studi terbit atas listrik jaringan Finlandia, berlabel bawaan beserta wilayahnya; ia dipakai hanya kalau jenama belum mengisi satu angka pun untuk proses itu, diganti seluruhnya begitu energi terukur diisi, dan bawaan tidak pernah dirata-ratakan dengan yang terukur. Tidak ada bawaan untuk proses lain.
- Cara tampil
- Baris provenance sendiri, pemrosesan, energi terukur, dengan wilayah faktor dan versi pustaka energinya. Nilai faktornya tertulis di dasbor dan laporan, di samping tiap angka, beserta sumber dan versinya.
- Keterbatasan
- Faktor listrik jaringan yang dipakai terbit 2019 dan berlabel sementara sampai vintase terbarunya dikonfirmasi. Energi per kilogram yang dialokasikan dari satu meteran bersama membawa asumsi alokasinya, ditulis jenama di barisnya. Nilai bawaan cetak berdiri di atas jaringan listrik Finlandia yang jauh lebih rendah karbon daripada Jawa, jadi ia cenderung merendah untuk bengkel Indonesia dan tidak pernah dirender publik.
Perhitungan memakai data energi, sumber dan versi faktor yang dicatat bersama hasilnya. Halaman publik ini tidak mendistribusikan katalog nilai faktor atau pemetaan internal.
Angka tingkat jenama
- Angka ini
- Angka jenama di dasbor, laporan, dan API adalah rata-rata sederhana per unit: jumlah figur per produk dibagi jumlah produk yang bisa dihitung, satu unit tiap produk, selalu dengan baris cakupan yang menyebut dari berapa produk ia dihitung.
- Yang bukan
- Bukan total jenama. Total membutuhkan jumlah unit yang dibuat per produk, yang belum dicatat, dan rata-rata ini tidak ditimbang dengan apa pun karena satu-satunya bobot yang bermakna adalah jumlah itu.
Rincian teknis
- Rumus
- Rata-rata per unit = jumlah figur per produk ÷ N, atas N produk yang figurnya bisa dihitung. Produk yang tidak bisa dihitung dikeluarkan dan disebut di baris cakupan, dihitung dari N dari M produk, tidak pernah dihitung nol. Produk tanpa komposisi tidak masuk hitungan band Potensi Sirkular dan disebut di baris cakupannya.
- Masukan
- Figur per produk dari mesin yang sama dengan paspor, versi pustaka faktor yang berlaku saat dihitung.
- Kapan tidak dihitung
- Kosong kalau tidak satu produk pun bisa dihitung. Rata-rata tanpa versi faktor untuk menamainya tidak dirender sama sekali.
- Cara tampil
- Dibulatkan dengan presisi yang sama dengan figur per produknya, dengan baris bentuk, rata-rata sederhana per unit, dan baris cakupan di bawahnya. Laporan yang sudah dirilis membeku pada bentuk dan versi faktor saat dirilis dan tidak bergerak saat pustaka atau aturannya naik.
- Keterbatasan
- Rata-rata per unit menyamakan bobot sebuah produk yang dibuat seribu kali dengan yang dibuat sekali. Ia berguna untuk membandingkan katalog dengan dirinya sendiri dari waktu ke waktu, bukan untuk menyatakan dampak sebuah jenama.
Umur pakai menurut jenama
- Angka ini
- Umur pakai di bab Umur adalah pernyataan jenama tentang berapa lama produknya biasanya dimiliki, ditampilkan persis seperti jenama menulisnya, satu angka, rentang, atau angka dengan tanda plus, berlabel perkiraan jenama, dengan dasarnya kalau jenama menuliskannya.
- Yang bukan
- Bukan hitungan Mula, bukan nilai bawaan, dan bukan jaminan. Mula tidak menghitung umur pakai, tidak mengubah bentuk angkanya, dan tidak menampilkan kartu kalau jenama tidak menyatakannya. Himpunan aturan metrik ini kosong, dan itu keadaan yang dicatat: tidak ada tabel terbit yang mengubah kategori dan serat menjadi umur satu produk tertentu.
Deklarasi finishing
- Angka ini
- Jenama menyatakan empat hal tentang bahan tambahan dan finishing produknya: kelas pewarna, perlakuan finishing, bahan hardware, dan jenis elastik, dari kosakata yang tetap. Di paspor tiap sumbu tampil apa adanya, dan sumbu yang belum diisi tampil sebagai tidak dinyatakan, dengan huruf yang sama besarnya. Di dasbor jenama melihat cakupannya: berapa dari empat sumbu yang sudah dinyatakan, dan sumbu mana yang belum, disebut namanya.
- Yang bukan
- Bukan pernyataan keamanan, bukan skor, dan bukan pemeriksaan zat. Cakupan adalah hitungan sumbu yang dinyatakan, dan tidak pernah tampil di paspor, karena empat dari empat di halaman tentang satu barang terbaca sebagai pernyataan tentang barangnya. Sumbu yang kosong berarti jenama belum menyatakannya, bukan berarti tidak ada. Pilihan tanpa finishing tambahan atau tanpa hardware adalah jawaban jenama dan dihitung dinyatakan; kosong tidak. Tidak ada kata yang menjanjikan keamanan atau ketiadaan zat di permukaan mana pun, dan tidak ada tanda iritan per kelas serat.
Jejak pembuatan
- Angka ini
- Berapa dari 4 tahap pembuatan produk yang menyebut tempat, pihak, atau keduanya, seperti dinyatakan jenamanya: asal serat, tempat kain dibuat, tempat diwarnai, dan tempat dijahit. Di paspor ia tampil sebagai tempat dan pihak per tahap, dengan baris cakupan yang berbunyi sekian dari 4 tahap sudah dicatat.
- Yang bukan
- Bukan skor, bukan persen, dan bukan pernyataan bahwa rantai pasoknya tertelusur penuh atau diperiksa Mula. Ia menghitung apa yang jenama catat dan menyebut apa yang belum dicatat; sebuah nama negara tidak pernah dibaca sebagai tanda mutu, dan tahap yang kosong disebut apa adanya, tidak pernah sebagai peringatan.
Rincian teknis
- Rumus
- Jumlah tahap yang disebut, dari 4. Sebuah tahap disebut kalau catatannya membawa tempat setingkat negara atau lebih halus, atau nama pemasok, atau perajin yang atestasinya aktif dan lingkupnya memuat nama; salah satunya cukup, dan tahap yang disebut lewat tiga hal tetap terhitung satu. Tidak ada bobot antar tahap dan tidak ada pecahan.
- Masukan
- Serat atau benang dibaca dari asal bahan tiap baris komposisi. Kain, warna dan finishing, dan jahit dibaca dari tiga kolom negara produk (negara penenunan atau perajutan, negara finishing, negara perakitan) dan dari komponen berperan kain, warna, dan jahit: wilayah asal, nama pemasok, dan perajinnya. Kancing dan aksesori tidak dihitung sebagai tahap; menjadikannya tahap kelima adalah keputusan jenama pendiri yang masih terbuka.
- Batas
- Setingkat negara atau lebih halus berarti negara, provinsi, kabupaten, kota, atau desa. Benua, kawasan, blok, dan kata impor sendirian tidak menyebut tempat dan tidak dihitung; begitu juga kata pengganti untuk tidak tahu. Seluruh teks yang dibandingkan, bukan kata di dalamnya: impor dari India menyebut negara dan dihitung. Australia dihitung, karena ia nama negara. Tidak ada daftar negara yang menyaring; yang ditolak hanya sebutan yang terlalu luas, supaya nama tempat sungguhan tidak pernah ditolak diam-diam.
- Kapan tidak dihitung
- Tidak dihitung, dan tidak ditampilkan, kalau produk tidak punya baris komposisi, tidak punya komponen, dan ketiga kolom negaranya kosong. Produk yang punya salah satunya tapi tidak menyebut satu tahap pun menampilkan nol dari 4 dengan keempat tahapnya sebagai celah yang disebut namanya, bukan sebagai skor nol.
- Cara tampil
- Paspor: di bab Asal, satu baris per tahap dengan tempat dan pihaknya atau kalimat belum dicatat, tingkat bukti per tahap, dan baris cakupan sekian dari 4 tahap sudah dicatat, dengan indikator batang yang sama dengan asal per komponen. Dasbor: baris yang sama, dan tahap yang belum dicatat menaut ke isian yang mengisinya. Tidak pernah persen, tidak pernah bilah berwarna.
- Keterbatasan
- Tempat dan pihaknya pernyataan jenama dengan tingkat buktinya; Mula tidak memeriksa bahwa kainnya memang ditenun di tempat yang disebut. Tingkat bukti memberi label dan tidak pernah memotong: tahap yang disebut lewat sertifikat dan lewat kata jenama sama-sama satu. Perajin yang atribusinya dicabut atau belum diatestasi tidak dihitung di paspor, karena pembaca paspor memang tidak melihatnya. Aturan v1, berlaku sejak 25 September 2026.
Tingkat bukti
Setiap klaim bahan atau proses membawa tingkat buktinya. Tingkat bukti memberi label pada angka dan tidak pernah memotong nilainya: langkah tenun tangan terhitung penuh baik dibuktikan sertifikat maupun dinyatakan sendiri, dan pembacanya yang menimbang. Tidak adanya sertifikat bukan kekurangan: sertifikat berbiaya, dan petani serta perajin hulu jarang memilikinya. Yang terdokumentasi dinyatakan dengan percaya diri.
- BersertifikatSertifikat pihak ketiga, masa berlakunya dilacak.
- TerdokumentasiCatatan batch, foto, pernyataan petani dan perajin, atau atestasi koperasi, kelompok, atau fasilitator terlatih yang dicatat jenama.
- Dinyatakan sendiriKeterangan jenama, tanpa dokumen pendukung.
Yang berbeda adalah skor kesiapan di dasbor jenama, yang memang menimbang bukti, karena ia mengukur seberapa terdokumentasi sebuah paspor, bukan produknya. Skor itu tidak pernah tampil di paspor.
Faktor emisi
Versi pustaka v2.1-idemat-2026RevB1.
Referensi sumber, batas sistem, wilayah dan metode ditampilkan di bawah. Katalog nilai faktor dan pemetaan internal tidak diterbitkan.
Bahan tanpa faktor yang layak tetap bisa dicatat di paspor. Komposisinya tampil, tetapi angka karbon yang belum dapat dihitung tetap menjadi celah.
Pustaka ini belum membawa faktor air untuk satu serat pun, jadi jejak air tidak dihitung dan tidak ditampilkan di mana pun sampai ada faktor air yang bisa dikutip.
Keterbatasan faktor bahan
Angka karbon bahan adalah jumlah atas baris yang sumbernya berhenti di titik yang berbeda, memakai metode iklim yang berbeda, dan memperlakukan karbon biogenik dengan cara yang berbeda. Daftar di bawah dibaca dari kolom tiap baris pustaka yang berlaku, bukan diketik, jadi ia menyebut persis apa yang ada di tabel hari ini.
- Batas per baris
- Katun: Serat katun sebelum pemintalan, campuran dagang, tanpa pelayaran global.
- Katun organik: Serat katun organik sebelum pemintalan.
- Poliester: Pelet PET, sebelum ekstrusi dan pemintalan serat.
- Poliester daur ulang: Pelet rPET daur ulang mekanis, tanpa pengangkutan.
- Rayon: Produksi serat viskosa, sebelum pemintalan.
- Linen: Serat flax siap pintal untuk linen.
- Nilon: Pelet nilon, sebelum ekstrusi dan pemintalan serat.
- Nilon daur ulang: Poliamida hasil daur ulang kimia, sebelum pemintalan serat.
- Elastane: Pelet elastane (poliuretan), sebelum ekstrusi serat.
- Akrilik: Serat akrilik, sebelum pemintalan.
- Goni: Serat goni termasuk degumming, campuran pasar, sebelum pemintalan.
- Wol: Wol mentah dari peternakan, termasuk pengangkutan ke Rotterdam, sebelum pemintalan.
- Kulit: Kulit sapi sesudah penyamakan krom.
- Bambu: Produksi serat viskosa, sebelum pemintalan; diterapkan ke viskosa bambu dengan asumsi proses yang sama.
- Rami: Serat rami sesudah carding, sebelum pemintalan.
- Hemp: Serat hemp (kadar air 12%), sebelum pemintalan.
- Katun daur ulang: Daur ulang mekanis katun, potong dan cacah saja; tanpa pengumpulan, penyortiran, dan carding.
- Lyocell: Serat lyocell di gerbang pabrik termasuk pulp larut, sebelum pemintalan.
- Sutra: Sutra mentah tergulung dari kepompong, dari budidaya murbei sampai gerbang pabrik.
- Metode karakterisasi
- IPCC 2021 GWP100: Katun, Katun organik, Poliester, Poliester daur ulang, Rayon, Linen, Nilon, Nilon daur ulang, Elastane, Akrilik, Goni, Wol, Kulit, Bambu, Hemp.
- ReCiPe midpoint: Rami.
- GWP; vintase IPCC tidak dinyatakan sumber yang dikutip / IPCC vintage not stated by the cited source: Katun daur ulang.
- IPCC 2013 GWP100: Lyocell.
- IPCC 2007 GWP100 (GWP100 v1.02): Sutra.
- Karbon biogenik
- Tidak ada serapan karbon biogenik yang dikurangkan; jejak fosil dan proses menurut metode Idemat: Katun, Katun organik, Poliester, Poliester daur ulang, Rayon, Linen, Nilon, Nilon daur ulang, Elastane, Akrilik, Goni, Wol, Kulit, Bambu, Hemp.
- Memuat serapan karbon biogenik di tahap penanaman; totalnya tetap positif, jadi tidak setara persis dengan baris Idemat: Rami.
- Perlakuan karbon biogenik tidak dinyatakan sumber yang dikutip: Katun daur ulang.
- Tidak ada serapan biogenik yang dikurangkan; kelima tahap sumbangannya positif: Lyocell.
- Mengkredit karbon yang terikat di serat sutra (45%), di bawah 2% dari angkanya; serapan murbei lainnya dianggap kembali ke atmosfer: Sutra.
- Wilayah
- Campuran dagang Tiongkok, India, dan AS: Katun.
- India: Katun organik.
- Tidak dinyatakan sumber: Poliester, Rayon, Linen, Nilon, Nilon daur ulang, Elastane, Akrilik, Bambu.
- Tiongkok: Poliester daur ulang, Rami.
- Campuran pasar, negara tidak dinyatakan sumber: Goni.
- Australia, diangkut ke Rotterdam: Wol.
- Kulit mentah dari Argentina: Kulit.
- Amerika Serikat: Hemp.
- Spanyol: Katun daur ulang.
- Türkiye, satu pabrik di Gaziantep: Lyocell.
- India selatan (Karnataka, Andhra Pradesh, Tamil Nadu): Sutra.
Karena itu jumlahnya bukan jejak satu batas yang konsisten, melainkan jejak sampai titik yang tersedia di tiap sumber. Sintetis yang dihitung sampai pelet tidak memuat ekstrusi dan pemintalan serat, jadi bagian sintetis sebuah campuran merendah relatif terhadap serat alam di sebelahnya. Selisih antar vintase GWP100 kecil untuk CO2 dan lebih terasa untuk metana; baris yang memuat serapan atau kredit biogenik tidak setara persis dengan baris yang tidak.
Tidak satu baris pun mengukur rantai pasok Indonesia. Wilayah yang tidak dinyatakan sumbernya ditulis apa adanya, bukan ditebak.
Dari mana faktornya berasal. Pustaka yang berlaku diterbitkan di Belanda dan menyebut geografi proses tiap barisnya, campuran dagang atau satu negara asal; baris dari studi terbit menyebut negara studinya. Tidak satu pun mengukur produksi di Indonesia. Artinya angka karbon bahan di sini adalah estimasi tingkat penyaringan yang dibangun di atas faktor luar Indonesia, bukan pengukuran atas rantai pasok jenama, dan kartunya di paspor menyebut bahan saja, sampai gerbang pabrik persis untuk membatasi klaimnya. Kami menuliskannya karena angka yang sumbernya tidak diketahui pembacanya tidak bisa diperiksa siapa pun.
Dari mana angka bahannya datang
Pustaka sementara menggunakan angka awal yang tidak memiliki sumber rujukan. Pustaka yang sudah bersumber menggunakan angka dari kumpulan data yang diterbitkan, dengan sumber dan kode proses pada setiap faktor. Saat pustaka berubah, yang berubah adalah dasar perhitungan, bukan produknya.
Pustaka LCA yang berbeda memberi angka yang berbeda untuk bahan yang sama, dan selisihnya bisa sampai tiga kali. Yang kami sebutkan adalah angka dari satu pustaka yang bisa dikutip, bukan satu-satunya angka yang ada. Sumber dan versinya tertulis di tiap blok, jadi angka mana pun di sini bisa dilacak balik ke basis datanya.
Pustaka yang pernah berlaku
- v2.1-idemat-2026RevB1 · terbit 24 September 2026 · berlaku sekarangIdemat 2026 RevB1 (Stichting Sustainability Impact Metrics, TU Delft spin-off), jejak karbon IPCC 2021 GWP100, cradle-to-gate, per kg bahan. Tiap faktor serat membawa kode proses Idemat sendiri. Delapan belas baris v2.0 dibawa tanpa perubahan. Empat faktor tidak ada di Idemat dan datang dari studi terbit yang sumbernya tertulis di barisnya: katun daur ulang, rami, dan sejak 24 September 2026 lyocell (Sürmelihindi & Balcı 2026, CC BY 4.0) serta sutra mentah (Astudillo, Thalwitz & Vollrath 2014). Dipakai di bawah EULA 2026. Data from www.ecocostsvalue.com.
Faktor bahan dari Idemat 2026 (Stichting Sustainability Impact Metrics), data from www.ecocostsvalue.com
- v2.0-idemat-2026RevB1 · terbit 4 September 2026Idemat 2026 RevB1 (Stichting Sustainability Impact Metrics, TU Delft spin-off), jejak karbon IPCC 2021 GWP100, cradle-to-gate, per kg bahan. Tiap faktor serat membawa kode proses Idemat sendiri. Dua faktor, katun daur ulang dan rami, tidak ada di Idemat dan datang dari studi terbit yang sumbernya tertulis di baris itu. Dipakai di bawah EULA 2026. Data from www.ecocostsvalue.com.
- v1.0-provisional · terbit 13 Agustus 2026Angka pada tabel ini masih provisional. Setiap faktor akan membawa sumber yang bisa dikutip sebelum peluncuran publik; sampai saat itu angka di sini dipakai sebagai estimasi awal dan ditandai sedemikian.
Cara angka ditampilkan
Satu angka hidup di tiga presisi, dan ketiganya dari hitungan yang sama.
- Mesin membulatkan persen ke 1 desimal, kilogram ke 3 desimal, dan karbon ke 2 desimal, lalu menyimpan hasilnya bersama versi pustaka faktor yang menghasilkannya.
- Paspor tidak pernah menampilkan desimal: massa dan karbon dibulatkan ke bilangan bulat, dan yang di bawah satu kilogram berganti satuan ke gram alih-alih kehilangan ketelitiannya. Persen dibulatkan ke bilangan bulat, kecuali nilai di atas nol yang di bawah satu persen, yang tampil sebagai kurang dari satu persen dan tidak pernah nol, karena nol adalah pernyataan lain tentang barangnya.
- Dasbor dan laporan menampilkan dua desimal untuk karbon dan massa, karena orang yang sedang memutuskan bahan membutuhkan selisih yang hilang di kilogram bulat.
- Tanda ± di paspor menandai bahwa angkanya perkiraan dari faktor, bukan pengukuran. Ia bukan interval yang dihitung: tidak ada rentang ketidakpastian yang dihitung atau diterbitkan untuk satu pun metrik.
- Kartu yang tidak punya dasar ditahan seluruhnya di paspor, bukan ditampilkan kosong atau nol; di dasbor celahnya disebut beserta yang menahannya. Tiap blok metrik membawa satu baris provenance yang menyebut versi pustaka faktor dan, untuk pustaka berlisensi, atribusinya.
Perbandingan setara, Tahukah kamu?
- Angka ini
- Di bawah angka karbon bahan sebuah produk, dasbor jenama menambah satu baris perbandingan: kira-kira berapa kali mengisi daya ponsel yang memancarkan CO2e sebesar itu, dihitung dari energi per pengisian penuh dan faktor listrik jaringan Indonesia yang sama dengan yang dipakai karbon pemrosesan. Angka sungguhannya selalu tampil lebih dulu, dan perbandingannya baris kedua, bukan pengganti.
- Yang bukan
- Bukan penghematan, bukan penyerapan, dan bukan penilaian. Perbandingannya selalu dengan sesuatu yang memancarkan jumlah yang sama, tidak pernah dengan sesuatu yang menyerapnya, karena kalimat yang menyandingkan emisi dengan serapan terbaca seolah emisinya sudah ditebus. Tidak pernah dibandingkan dengan produk atau jenama lain, tidak diberi warna, tidak pernah dirender saat angkanya ditahan, tidak pernah pada angka jenama yang cakupannya berlubang, dan hari ini belum di paspor.
Tabel setara v1, berlaku sejak 25 September 2026.
Rincian teknis
- Rumus
- Pengisian = kilogram CO2e produk ÷ (kWh per pengisian penuh × faktor listrik jaringan dalam kilogram CO2e per kWh). Pembulatan: di bawah sepuluh ke satu angka penting; sepuluh sampai seratus ke kelipatan lima terdekat; di atas seratus ke kelipatan sepuluh. Selalu berawalan kira-kira, tidak pernah desimal, dan di bawah satu pengisian barisnya tidak dirender.
- Masukan
- Energi per pengisian penuh 0,0194 kWh, asumsi US EPA (Greenhouse Gas Equivalencies Calculator, diperbarui 4 Agustus 2026): 28,446 Wh energi dua puluh empat jam dikurangi 22 jam mode pemeliharaan pada 0,411 W. Faktor listrik jaringan dari pustaka faktor energi Mula, baris listrik jaringan Jawa-Madura-Bali (ESDM DJK), yang berlabel sementara; nilainya dibaca saat render, tidak disimpan, jadi vintase yang naik menggeser tiap baris sekaligus. EPA memakai faktor jaringan AS untuk kalkulatornya sendiri; Mula tidak memakainya.
- Kapan tidak dihitung
- Tidak dirender kalau angka karbon bahannya ditahan, kalau faktor listrik jaringan tidak terbaca kursi pembacanya, atau kalau hasilnya di bawah satu pengisian.
- Cara tampil
- Satu baris di bawah angka karbon bahan di kartu produk dasbor, berjudul Tahukah kamu?, dengan baris kecil yang menyebut kWh per pengisian, faktor listriknya, kedua sumbernya, dan versi tabel setara. Tidak di strip agregat, tidak di laporan, tidak di paspor.
- Keterbatasan
- Asumsi kapasitas baterai EPA (28,446 Wh energi dua puluh empat jam) di atas banyak ponsel masa kini, jadi tiap pengisian dihitung lebih berat dan jumlahnya lebih rendah, arah yang konservatif untuk bacaan berapa kali. Faktor listriknya faktor jaringan Jawa-Madura-Bali yang berlabel sementara sampai vintase terbarunya dikonfirmasi. Perbandingan ini tidak menambah informasi apa pun pada angkanya; ia membantu pembaca merasakan gram, tidak lebih.
Sumber dan versi faktor listrik dicatat bersama hasil perbandingan. Perbandingan ini ilustrasi skala konsumsi.
Sumber
Tiap sumber yang menyentuh sebuah angka di halaman ini, dengan syarat lisensinya sebagaimana tertulis di barisnya. Angka dari laporan riset dan makalah dikutip sebagai angka dengan sitasinya; tidak ada tabel, gambar, atau kutipan panjang yang disalin dari sumber mana pun ke halaman ini atau ke permukaan Mula yang lain.
- Pustaka faktor bahan yang berlaku. Idemat 2026 RevB1 (Stichting Sustainability Impact Metrics, TU Delft spin-off), jejak karbon IPCC 2021 GWP100, cradle-to-gate, per kg bahan. Tiap faktor serat membawa kode proses Idemat sendiri. Delapan belas baris v2.0 dibawa tanpa perubahan. Empat faktor tidak ada di Idemat dan datang dari studi terbit yang sumbernya tertulis di barisnya: katun daur ulang, rami, dan sejak 24 September 2026 lyocell (Sürmelihindi & Balcı 2026, CC BY 4.0) serta sutra mentah (Astudillo, Thalwitz & Vollrath 2014). Dipakai di bawah EULA 2026. Data from www.ecocostsvalue.com.
- Baris Rami. Dong, Xian & Yi 2018, Aerospace 5(3):81, DOI 10.3390/aerospace5030081, CC BY 4.0; serat rami sesudah carding, unit fungsional 1.000 kg serat, cradle-to-gate, Tiongkok; belum termasuk pemintalan (benang 3,79 di makalah yang sama); memuat serapan karbon biogenik di tahap penanaman, jadi tidak diperlakukan sama dengan baris Idemat
- Baris Katun daur ulang. Esteve-Turrillas & de la Guardia 2017, Resources, Conservation and Recycling 116:107-115, dirangkum di VTT-R-00941-22 Tabel 2; daur ulang mekanis katun, potong dan cacah, Spanyol; belum termasuk pengumpulan dan penyortiran, dan belum termasuk carding
- Baris Lyocell. Sürmelihindi & Balcı 2026, Sustainability 18(13):6778, DOI 10.3390/su18136778, CC BY 4.0; serat lyocell industri di gerbang pabrik, unit deklarasi 1 kg serat, cradle-to-gate termasuk pulp larut, IPCC 2013 GWP100 tanpa pengurangan serapan biogenik (kelima tahap sumbangannya positif), data lapangan satu pabrik Maret sampai September 2023, Türkiye; belum termasuk pemintalan
- Baris Sutra. Astudillo, Thalwitz & Vollrath 2014, Journal of Cleaner Production 81:158-167, DOI 10.1016/j.jclepro.2014.06.007, Tabel 3 hal. 162, hak cipta Elsevier, satu angka dikutip; sutra mentah yang digulung dari kepompong (reeling) di gerbang pabrik, unit fungsional 1 kg, cradle-to-gate dari budidaya murbei, praktik petani yang teramati, India selatan; angka praktik yang dianjurkan 52,5 di tabel yang sama tidak dipakai; memperhitungkan karbon yang terikat di seratnya
- Laporan VTT yang dikutip di halaman ini (VTT-R-00941-22 dan VTT-CR-04462-14) membawa syarat portalnya: duplikasi hanya untuk riset dan pendidikan, tidak untuk dijual. Yang diambil darinya hanya angka dengan sitasinya.
- Faktor energi untuk karbon pemrosesan dan modul Scope 1 dan 2: ESDM DJK, Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan, sistem Jawa-Madura-Bali, untuk listrik jaringan; IPCC 2006 Guidelines vol. 2 untuk bahan bakar. Nilai bawaan cetak: Kujanpää dan Nors 2014, Environmental performance of future digital textile printing, VTT-CR-04462-14. Nilai, versi, dan sumbernya tertulis di dasbor dan laporan di samping angka yang memakainya.
Riwayat versi aturan
Yang berubah, kapan, dan apa yang tidak ikut berubah. Laporan yang sudah dirilis membeku pada versi saat rilisnya.
- 13 Agustus 2026: pustaka faktor v1.0-provisional, yang pertama.
- 4 September 2026: pustaka faktor v2.0-idemat-2026RevB1 menggantikan v1.0-provisional.
- 24 September 2026: pustaka faktor v2.1-idemat-2026RevB1 menggantikan v2.0-idemat-2026RevB1.
- 23 September 2026: Potensi Sirkular aturan v2: serat dihitung per keluarga, serat daur ulang inheren dihitung 100% pada barisnya, jalur kembali terdokumentasi memberi poin, dan produk tanpa komposisi tidak diberi skor. Aturan v1 berhenti berlaku pada hari yang sama.
- 23 September 2026: angka tingkat jenama berganti dari jumlah satu unit tiap produk menjadi rata-rata sederhana per unit dengan baris cakupan. Laporan yang sudah dirilis tidak bergerak; labelnya menyebut bentuk lamanya.
- 24 September 2026: perkiraan umur pakai yang dihitung Mula, yang berlaku satu hari sejak 23 September 2026, dicabut seluruhnya dan tidak tampil di permukaan mana pun. Yang tampil sejak itu pernyataan jenama, persis seperti ditulisnya.
Yang tidak dinilai
- Tidak ada peringkat huruf di paspor. Kami menghitung peringkat bahan untuk jenama di dasbornya sendiri, supaya jenama tahu posisinya dan tahu apa yang menggesernya. Huruf itu tidak pernah tampil di paspor publik. Alasannya: sisa halaman paspor menyatakan fakta yang bisa diperiksa, sedangkan huruf memeringkat sebuah jenama terhadap skala yang kami sendiri susun, dan skala itu akan berdiri di atas faktor luar Indonesia yang baru saja kami sebutkan. Kalau kamu melihat peringkat huruf di paspor platform lain, layak ditanyakan faktor mana yang dipakai dan di mana batas bandnya diterbitkan.
- Sertifikasi bukan penentu nilai. Sertifikat adalah bukti, bukan kebajikan. Menilainya akan menghukum justru hulu yang tidak mampu membayar gerbangnya.
- Asal dan jarak impor bukan penentu nilai. Pengangkutan adalah fakta yang tempatnya di jejak karbon, bukan penilaian atas sebuah tempat.
- Angka ini bukan hasil verifikasi pihak ketiga. Perhitungan kami menghitung; ia tidak mensertifikasi. Sebuah angka menjadi terverifikasi hanya lewat tinjauan pihak ketiga. Kalau jenama mengunggah studi LCA yang sudah ditinjau pihak ketiga, angka studi itu menggantikan estimasi di metrik yang dicakupnya, dengan nama penilai dan tahunnya di kartunya.
Alamat dan halaman tujuan
Angkanya bisa berubah. Alamatnya tidak.
Angka di paspor bisa berubah seiring buktinya membaik. Alamat paspornya tidak. Bagian ini menuliskan aturan alamatnya, karena alamat yang tercetak di hangtag adalah satu-satunya bagian dari sistem ini yang tidak bisa kami perbaiki setelah terbit.
Bentuk alamatnya
Setiap paspor tinggal di p.mula.asia/{kode-merek}/{slug}. Subdomain itu tidak dipakai untuk hal lain: bukan pemasaran, bukan aplikasi, bukan pengalihan. Rute pemasaran boleh ditata ulang; rute paspor tidak.
Slug bisa diubah sampai terbit pertama dan permanen setelahnya. Alamat yang masih bisa diubah setelah tercetak adalah QR rusak yang sedang menunggu waktunya. Slug unik di dalam ruang nama tiap jenama dan diperiksa terhadap daftar kata yang dicadangkan.
Alamatnya juga tidak berubah ketika keadaan paspornya berubah. Paspor yang tidak aktif, yang aktif kembali, atau yang berpindah paket tetap tinggal di alamat yang sama. Yang berubah adalah apa yang ditampilkan di sana, tidak pernah ke mana kodenya menunjuk.
Alamatnya sengaja pendek. Tiap karakter menambah modul pada QR-nya, yang membuat kodenya lebih rapat, menurunkan keterbacaan pada tag kecil, dan mengurangi ruang untuk marka di tengah.
Satu bentuk yang dicetak, selalu
Hanya jalur di atas yang pernah dicetak. Jalur kanonik /01/{GTIN} dijawab oleh alamat yang sama sebagai alias pengalihan, sejak hari pertama, untuk mesin: sistem bea cukai, sistem peritel, pemindai daur ulang, dan pencarian registri. Sistem-sistem itu memanggil jalur kanonik dan tidak memindai hangtag.
Pengalihan itu sementara, bukan permanen, dan itu disengaja. Alamat paspornya permanen, sedangkan nomor GS1 yang menunjuk ke sana adalah data yang bisa disunting jenama. Pengalihan permanen akan tersimpan di cache peramban dan proksi lebih lama daripada faktanya bertahan, dan cache tidak bisa ditarik kembali persis seperti tag yang sudah tercetak. Jalur kanonik juga tidak diindeks, supaya ia tidak pelan-pelan menjadi alamat kedua.
Nomor yang digit periksanya salah dan nomor yang tidak menunjuk paspor mana pun dijawab berbeda. Yang pertama adalah nomor yang cacat, yang kedua adalah pertanyaan yang tidak punya jawaban, dan sistem di seberang perlu tahu mana yang harus diperbaiki.
Jenama yang memberi identitas pada tiap unit memakai alamat yang sama dengan satu kedalaman lagi, p.mula.asia/{kode-merek}/{slug}/21/{seri}. Itu satu bentuk alamat dengan dua kedalaman, bukan skema kedua.
Tiga alasan jalur GTIN tidak pernah dicetak
- GTIN berlaku per varian, sedangkan paspor berlaku per produk. Kemeja dalam lima ukuran membawa lima GTIN terhadap satu paspor. Mencetak jalur GTIN memaksa memilih antara lima paspor atau satu nomor yang salah secara faktual pada empat dari lima tag.
- Kepemilikan nomor tidak bisa diverifikasi. Digit periksa membuktikan nomornya tersusun benar, bukan bahwa ia milik jenama yang bersangkutan. Salah ketik menjadi permanen saat cetak.
- Dua skema cetak di dunia berarti dua jalur kode dan dua mode kegagalan, terhadap keterbatasan yang sebenarnya adalah jam kerja.
Nomor produk (GTIN)
Opsional, di tingkat varian. Digit periksa divalidasi saat dimasukkan. Tidak pernah wajib, tidak pernah menghalangi penerbitan.
Mula tidak pernah menerbitkan nomor dan tidak menyediakan tombol untuk membuatnya. Nomor tiga belas digit yang direka-reka pada akhirnya akan bertabrakan dengan produk sungguhan, dan saat itu ia sudah tercetak.
Ketika ada, GTIN tampil kecil di baris detail produk, di samping SKU, dan selalu ikut di keluaran yang terbaca mesin dan di paket ekspor. Ketika tidak ada, tidak ada apa pun yang ditampilkan: tidak ada kolom kosong, tidak ada keterangan yang menyatakan nomornya belum ada, tidak ada penanda kekosongan. Jenama tanpa keanggotaan GS1 bukan jenama yang belum lengkap, dan menampilkan ketiadaannya akan memasukkan kembali sebuah kredensial berbayar ke dalam paspor lewat pintu samping.
Posisi kami terhadap GS1
Alamat paspor Mula mengikuti struktur URI GS1 Digital Link.
Itu satu-satunya bentuk pernyataan yang kami pakai, dan kami tidak memakai bentuk yang lebih kuat. Mula bukan anggota GS1. Mula tidak bersertifikat GS1, tidak dinyatakan sesuai oleh GS1, tidak terdaftar di GS1, dan bukan mitra GS1. Kami tidak menampilkan logo GS1. Mengikuti struktur sebuah alamat adalah pilihan teknis; keanggotaan dan program kesesuaian adalah hal lain, dan kami tidak berada di dalamnya.
Jenama yang memakai Mula juga tidak perlu menjadi anggota GS1.
Registri Uni Eropa
Registri DPP Uni Eropa berjalan sejak Juli 2026. Registri itu adalah direktori yang mengindeks penanda dan menunjuk ke data paspor; ia bukan tempat penyimpanan data. Tidak ada kewajiban pendaftaran produk yang jatuh pada jenama tekstil sampai Delegated Act tekstil memicunya. Ketika itu terjadi, pendaftaran mensyaratkan operator ekonomi terverifikasi, yang bagi jenama Indonesia berjalan lewat importir atau perwakilan resminya di Uni Eropa, bukan lewat Mula.
